Penerimaan Mahasiswa KKN Universitas Jendral Soedirman

Penyerahan Mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman oleh Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Foto : Dokumen Fazal Muhtadie)

NEWSBMSTV Purwokerto – Pemerintah Kabupaten Banyumas secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Periode Januari–Februari 2026 dalam sebuah acara yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Selasa (7/1/2026).

Sebanyak 1.115 mahasiswa KKN Unsoed akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Banyumas selama dua bulan. Dari jumlah tersebut, 160 mahasiswa ditempatkan di 9 desa di Kecamatan Somagede serta 6 desa di Kecamatan Kedung Banteng.

Acara penerimaan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Banyumas, Bapak Bupati, pimpinan Universitas Jenderal Soedirman, kapolsek, lembaga penelitian pengabdian masyarakat, dosen pembimbing lapangan, kepala desa somagede, serta para mahasiswa peserta KKN.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa program KKN merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap para mahasiswa dapat berkontribusi aktif dalam membantu masyarakat desa melalui program-program yang inovatif, solutif, dan berkelanjutan.

“Kami berharap mahasiswa KKN Unsoed mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, membawa ilmu pengetahuan, teknologi, dan semangat pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi desa-desa di Kabupaten Banyumas,” ujar Prof. Akhmad Sodiq.

Sementara itu, Ketua LPPM Universitas Jenderal Soedirman, Dr. Sri Wahyu Handayani, S.H., M.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN periode Januari–Februari 2026 dirancang berbasis kebutuhan masyarakat dan selaras dengan program pembangunan daerah.

“Program KKN Unsoed difokuskan pada pemberdayaan masyarakat desa, penguatan ekonomi lokal, peningkatan literasi pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan potensi desa. Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Banyumas,” ungkap Sri Wahyu Handayani.

Di kesempatan yang sama, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Unsoed dan mengapresiasi kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran mahasiswa KKN Unsoed di Kabupaten Banyumas. Kehadiran mahasiswa di desa-desa diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, khususnya di tingkat desa,” kata Sadewo Tri Lastiono.

Bupati juga berpesan agar mahasiswa KKN mampu beradaptasi dengan lingkungan, menjaga sikap dan etika, serta menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat selama menjalankan kegiatan KKN.

Dengan diterimanya mahasiswa KKN Unsoed secara resmi, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Universitas Jenderal Soedirman dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editor/Penulis : Tafaul Azky