
Suasana dapur produksi gula kristal milik Ibu Sugiarti di Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. Meski diolah secara tradisional menggunakan tungku kayu bakar, Ibu Sugiarti konsisten menjaga standar mutu produk yang telah ditekuni sejak tahun 2004 (Foto/Dok : Fazal Muhtadie)
NEWSBMSTV Purwokerto— Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, dikenal sebagai salah satu sentra produksi gula kristal atau gula semut rumahan. Di balik manisnya gula kristal yang dihasilkan, tersimpan perjuangan para pengrajin dalam menjaga kualitas produk agar tetap diminati pasar, baik lokal maupun luar daerah.
Mayoritas warga Desa Semedo menggantungkan penghidupan dari usaha pembuatan gula kristal berbahan dasar nira aren. Keunikan gula kristal dari desa ini terletak pada proses produksinya yang masih mengandalkan nira alami dan cara pengolahan tradisional yang dijaga secara turun-temurun.
Proses produksi masih dilakukan secara tradisional, mulai dari penyadapan nira yang dilakukan sejak pagi hari, memasak nira yang telah diambil sampai berubah menjadi kental, kemudian dilakukan penggerusan agar nira yang kental dan padat berubah menjadi halus, setelah itu dilakukan proses penyaringan. Ketelitian dan pengalaman menjadi kunci utama agar kualitas rasa, aroma, dan warna gula tetap terjaga.
Salah seorang pengrajin gula kristal, Sugiarti, juga mengungkapkan bahwa telah lama menjadi pengrajin gula kristal sejak tahun 2004 hingga saat ini. Harga gula kristal yang ditetapkan oleh Sugiarti mulai dari Rp. 24.000,00 per kilo nya.
“Dari saya ada yang, ya 24 ribu lah umumnya,” ujar Sugiarti.
Sugiarti juga mengatakan bahwa telah memasarkan gula kristal nya ke beberapa tempat seperti warung, toko, dan ke beberapa pengepul, bahkan sampai ekspor ke luar negeri melalui kerja sama Desa Semedo dengan CV Inagro Jinawi di Banyumas.
“Ya saya jualnya kan ke pengepul, terus kalau pengepul kan ada pengepul nya lagi, pengepul CV Inagro Purwokerto,” jelas Sugiarti.
Meski dilakukan secara tradisional, para perajin tetap memperhatikan kebersihan dan kualitas produk. Gula kristal Semedo dikenal memiliki rasa manis alami, warna cokelat keemasan, serta aroma khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen.
Proses produksi gula kristal tidak hanya menjadi aktivitas ekonomi, namun proses produksi gula kristal juga menjadi bagian dari kearifan lokal Desa Semedo. Dengan menjaga penggunaan bahan alami dan teknik tradisional, para pengrajin berharap gula kristal Semedo tetap lestari dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Penulis/Editor : Muhammad Nahdlian