
Kondisi Meja Pengunjung Warung Kopi di Sekitar Menara Teratai (Foto : Dok. Mu’afa Faiz Rifa Ulhaq)
NEWSBMSTV Purwokerto – Kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi di sekitar Menara Teratai, Purwokerto. Para pedagang yang menggantungkan pendapatan dari keramaian pengunjung kini harus menghadapi situasi sepi pembeli akibat hujan yang sering turun pada waktu puncak kunjungan. Penurunan jumlah masyarakat yang datang untuk bersantai atau sekadar berjalan-jalan membuat kawasan wisata ikonik tersebut tampak lebih lengang dari biasanya.
Kondisi ini dirasakan langsung oleh Sugeng, seorang pedagang yang sudah berjualan di kawasan tersebut selama lebih dari satu tahun. Ia mengungkapkan bahwa hujan yang terus-menerus turun sangat mempengaruhi minat masyarakat untuk keluar rumah dan berkunjung ke Menara Teratai. Kurangnya daya tarik kawasan saat cuaca buruk membuat jumlah konsumen yang datang jauh berkurang dibandingkan saat cuaca cerah.
Dampak dari sepinya pengunjung ini menyebabkan pendapatan harian para pedagang merosot tajam hingga lebih dari separuh pendapatan normal.
“Itu berpengaruh banget. Dengan musim hujan ini, pengaruh banget dari omzet hampir kurang dari separuhnya,” ujar Sugeng saat diwawancarai di lokasi dagangnya.
Ia menambahkan bahwa saat hujan turun, banyak tenda pedagang yang mengalami kebocoran, sehingga membuat suasana menjadi tidak nyaman baik bagi penjual maupun pembeli.
Sebagian besar konsumen di kawasan ini berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang sering memanfaatkan area tersebut untuk berkumpul atau mengerjakan tugas. Namun, dengan kondisi cuaca yang sering mendung dan hujan, para remaja tersebut kini lebih memilih untuk tetap berada di dalam ruangan. Para pedagang berharap kondisi cuaca dapat segera membaik agar aktivitas ekonomi di sekitar Menara Teratai kembali bergairah seperti semula.
Penulis/Editor : Muhammad Fawaz Nurfuadi