
Pemberian Pakan Lele di Kolam Terpal, Upaya Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Keluarga (Foto : Dok. Adnan Bagus)
NEWSBMSTV Purwokerto – Budidaya ikan lele kini masih menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat. Selain harganya terjangkau, ikan lele juga memiliki nilai gizi tinggi sehingga permintaan pasar terus meningkat.
Peluang tersebut dimanfaatkan Panji, seorang peternak lele asal Desa Cikawung, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, yang menekuni usaha kolam lele sebagai sumber penghasilan keluarga. Panji mengaku, keputusan terjun ke usaha ternak lele berawal dari melihat tingginya minat masyarakat terhadap konsumsi ikan lele.
“Awalnya karena melihat peluang usaha, sekarang lele sudah semakin diminati masyarakat karena harganya terjangkau dan nilai gizinya lebih tinggi dibanding ikan lainnya,” ujar Panji.
Dalam satu kolam, Panji menebar sekitar seribu ekor benih lele dengan target panen mencapai satu kuintal. Ia membudidayakan beberapa jenis lele, seperti lele sangkuriang, mutiara, masamo, dan pyton. Proses pembesaran dari benih berukuran empat hingga enam sentimeter hingga siap panen membutuhkan waktu sekitar dua bulan.
Dari usaha yang dijalani, hasil panen lele dinilai cukup stabil dan mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Panji menyebut, omzet yang diperoleh dari budidaya lele cukup menjanjikan.
“Dari usaha ternak lele ini, omzet per bulan kalau dikalkulasi bisa mencapai sekitar empat juta hingga hampir lima juta rupiah,” tambahnya.
Usaha ternak lele yang dijalani Panji menjadi bukti bahwa budidaya perikanan air tawar masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dengan pengelolaan yang tepat, kolam lele mampu menjadi penopang ekonomi keluarga sekaligus peluang usaha berkelanjutan di tingkat desa.
Penulis/Editor : Tafaul Azky
Dokumentasi : Adnan Bagus