
Sorjem, Temoat Sarapan Nikmat di Bawah Jembatan Dekat Stasiun (Foto/Dokumentasi : Riyan Budi Prasetyo)
NEWSBMTV PURWOKERTO – Di bawah kolong jembatan dekat Stasiun Purwokerto, suasana pagi selalu hidup sejak matahari belum sepenuhnya meninggi. Di antara deru kendaraan dan langkah para pekerja serta penumpang kereta, sebuah tempat sarapan sederhana bernama Sorjem menjadi tujuan banyak orang untuk mengisi perut sebelum beraktivitas.
Sorjem dikenal dengan menu ramesan, sajian nasi dengan aneka lauk rumahan yang disajikan secara prasmanan. Tidak ada etalase mewah atau spanduk mencolok, namun deretan wadah plastik berisi tempe goreng, bakwan, telur dadar, sayur oseng, sambal, hingga lauk khas rumahan lainnya menjadi daya tarik utama.
Semua tersaji apa adanya, hangat, dan menggugah selera Keunikan Sorjem bukan hanya terletak pada menunya, tetapi juga suasana makannya. Pengunjung duduk lesehan di atas tikar, saling berdampingan tanpa sekat. Di satu sisi terlihat penjual dengan cekatan melayani, di sisi lain para pelanggan mulai dari tukang ojek, pekerja harian, hingga warga sekitar menikmati sarapan sambil berbincang santai.
“Menu yang paling laris meliputi semua masakan, dengan ciri khas sayur terong, mi, pare, dan tempe”Informasi dari Penjual ( Kartini/ Katem).
Cangkir-cangkir teh hangat melengkapi kebersamaan pagi itu Menu ramesan di Sorjem terkenal terjangkau dan fleksibel. Pembeli bebas memilih lauk sesuai selera dan kemampuan, menjadikan tempat ini ramah bagi semua kalangan.
“Menjadi pelanggan di tempat selama kurang lebih 3 tahun, Masakannya itu masakan rumahan, seleranya sama seperti di rumah dan Harga makanan yang sangat terjangkau” ujar Ani sebagai pelanggan.
Konsep sederhana ini justru membuat Sorjem bertahan dan dicintai, terutama oleh pelanggan setia yang sudah menjadikannya rutinitas sarapan pagi.
Meski berlokasi di bawah jembatan, Sorjem mampu membuktikan bahwa ruang terbatas tidak menghalangi tumbuhnya aktivitas ekonomi rakyat. Kehadiran tempat sarapan ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga menjadi ruang sosial—tempat bertemu, berbagi cerita, dan mengawali hari dengan kehangatan.
Di tengah menjamurnya kafe dan warung modern, Sorjem tetap berdiri dengan kesederhanaannya. Sebuah potret nyata kuliner rakyat Purwokerto yang hidup berdampingan dengan denyut kota, menawarkan rasa rumahan dan suasana kebersamaan yang sulit tergantikan.
Penulis/Editor : Ilham Syahrin Ramadhan