Menelusuri Jejak Sejarah dan Tradisi Imlek di Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto

Menelusuri Jejak Sejarah 195 Tahun Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto (Foto/Dokumentasi : Reza Dwi Zulfikri)

NEWSBMSTV Purwokerto – Di tengah modernitas Kota Purwokerto, berdiri sebuah bangunan tua yang tetap kokoh menjaga tradisi sejak abad ke-19. Klenteng Hok Tik Bio, yang terletak di pusat kota, bukan hanya sekadar tempat ibadah, melainkan saksi bisu sejarah panjang masyarakat Tionghoa di Banyumas.

Menurut Ibu Trisnowati Rahayu, pengurus klenteng sekaligus Penyuluh Agama Khonghucu, tempat suci ini memiliki akar sejarah yang kuat. “Klenteng ini menurut cerita turun-temurun didirikan pada tahun 1831. Salah satu pendirinya adalah Bapak Ui Yuan, yang altarnya ada di sebelah kanan klenteng,” jelasnya. Sejarah panjang ini menjadikan Hok Tik Bio sebagai salah satu bangunan tertua yang tetap lestari hingga kini.

Kini, fokus utama klenteng tertuju pada persiapan menyambut Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada 17 Februari 2026. Berbagai persiapan fisik dan ritual mulai direncanakan guna memastikan perayaan berjalan khidmat. Tradisi pembersihan menjadi agenda wajib yang paling dinanti oleh para pengurus dan umat.

“Seminggu sebelum Imlek, kami mengadakan sembahyang mengantar Dewa Dapur. Setelah itu, kami melakukan pembersihan rupang (patung dewa), peralatan ibadah, hingga mempercantik klenteng,” pungkas Ibu Trisnowati.

Melalui perayaan Imlek dan pelestarian sejarahnya, Klenteng Hok Tik Bio terus berupaya menjaga identitas budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi masa lalu kepada generasi mendatang di Purwokerto.

Penulis/Editor: Desmonda Azhar Ramadhan