Empat Mahasiswa Farmasi UMP Kuliah di Malaysia Lewat Student Mobility Program

Empat mahasiswa Program Studi Farmasi S1 Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil mengikuti Student Mobility Program di INTI International University, Malaysia.(Foto: Dok UMP)

NEWSBMSTV-Purwokerto .Empat mahasiswa Program Studi Farmasi S1 Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil mengikuti Student Mobility Program di INTI International University, Malaysia. Program pertukaran akademik yang berlangsung selama empat bulan ini menjadi bagian dari komitmen UMP dalam memberikan pengalaman belajar bertaraf internasional bagi mahasiswanya.

Keempat mahasiswa yang mengikuti program tersebut yakni Muhammad Naufal Zaidaan, Najwa Haya Asy Syahla, Oktaviany Salsabillah, dan Syifa Permata Buana. Selama mengikuti program mobilitas mahasiswa ini, mereka menjalani perkuliahan di lingkungan akademik internasional sekaligus memperluas wawasan, pengalaman, dan jaringan global.

Salah satu peserta, Muhammad Naufal Zaidaan, mengaku bersyukur dapat memperoleh kesempatan belajar di luar negeri melalui program tersebut. Ia menyebut pengalaman ini menjadi momen penting dalam perjalanan akademiknya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan bangga karena ternyata pendidikan tidak terbatas hanya di UMP saja. Saya juga senang bisa menjadi yang pertama kali di program ini dengan harapan dapat menjadi acuan bagi teman-teman maupun adik tingkat yang nantinya akan mengambil program yang sama,” ujarnya.

Zaidaan menambahkan, pengalaman mengikuti Student Mobility Program tidak hanya memberikan kesempatan belajar di lingkungan akademik yang berbeda, tetapi juga melatih kemandirian serta membuka perspektif baru dalam kehidupan.

“Pengalaman hidup mandiri di negara orang dalam jangka waktu yang cukup lama tentu memberikan perspektif baru. Sistem perkuliahan di sini juga berbeda, baik dari segi etika maupun materi pembelajaran. Selain itu, motivasi mahasiswa juga sangat tinggi sehingga kita harus mampu mengimbangi terutama dalam diskusi,” jelasnya.

Ia juga berharap pengalaman belajar di Malaysia dapat membuka peluang karier di masa depan, termasuk kesempatan bekerja di level internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Zaidaan turut mengapresiasi dukungan dari Program Studi Farmasi UMP yang telah memfasilitasi mahasiswa selama mengikuti program mobilitas tersebut.

“Alhamdulillah prodi juga memfasilitasi konversi beberapa mata kuliah serta memberikan bantuan biaya, sehingga saya bisa lebih fokus menjalani perkuliahan di INTI. Saya juga merasa diapresiasi karena dapat menjadi representasi prodi dalam program ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Farmasi S1 UMP, apt. Suparman, Ph.D, menjelaskan bahwa program mobilitas internasional ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan.

“Program ini sebenarnya merupakan kegiatan yang rutin kami lakukan. Setiap tahun Program Studi Farmasi mengirimkan mahasiswa dalam beberapa gelombang untuk mengikuti program pembelajaran di luar negeri. Tujuannya agar mahasiswa memiliki wawasan dan pengalaman dalam pergaulan internasional,” jelasnya.

Menurutnya, pengalaman belajar di lingkungan global menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Dengan pengalaman tersebut, ketika lulus nanti mahasiswa tidak hanya siap bersaing di tingkat lokal atau nasional, tetapi juga memiliki kesiapan untuk bersaing di level internasional,” tambahnya.

Melalui keikutsertaan empat mahasiswa Farmasi UMP dalam Student Mobility Program di Malaysia ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk mengikuti program serupa. Selain memperluas wawasan akademik, program ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan yang berdaya saing global.

Penulis/Editor: Ari Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *