Sambut Lonjakan Penumpang Lebaran 2026, KAI Daop 5 Revitalisasi Besar-besaran Stasiun Maos

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto terus berbenah meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pelanggan. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dilakukan adalah revitalisasi fasilitas di Stasiun Maos, Kabupaten Cilacap (Foto: Dok PT KAI)

NEWSBMSTV-Cilacap – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto terus berbenah meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pelanggan. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dilakukan adalah revitalisasi fasilitas di Stasiun Maos, Kabupaten Cilacap.

Program pengembangan infrastruktur tersebut meliputi peninggian dua peron agar sejajar dengan lantai kereta, serta perpanjangan peron dari semula 135 meter menjadi 296 meter. Upaya ini dilakukan untuk mendukung operasional kereta api dengan rangkaian yang lebih panjang sekaligus mempermudah proses naik turun penumpang.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa peningkatan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang semakin modern dan ramah pelanggan.

“Peningkatan fasilitas ini juga bertujuan meningkatkan aspek keselamatan sekaligus memberikan kemudahan akses bagi pelanggan, termasuk lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Tak hanya peron, pembenahan juga dilakukan pada berbagai fasilitas penunjang. Area overcapping atau kanopi peron diperpanjang guna memberikan perlindungan optimal dari panas dan hujan. Selain itu, atap dan lantai stasiun turut diperbaiki, termasuk penggantian lantai keramik menjadi granit agar lebih kokoh dan estetis.

Musala stasiun juga direvitalisasi agar lebih representatif dan nyaman bagi pengguna jasa yang hendak beribadah.

As’ad menambahkan, seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026. Dengan demikian, masyarakat dapat segera menikmati peningkatan fasilitas tersebut, terutama menjelang masa Angkutan Lebaran 2026 yang secara historis selalu diikuti lonjakan volume penumpang.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan selama proses pekerjaan berlangsung. Seluruh pengerjaan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan serta menjaga kelancaran pelayanan,” tambahnya.

Sepanjang 2025, Stasiun Maos mencatat rata-rata 8.600 penumpang berangkat dan 8.100 penumpang tiba setiap bulan. Angka tersebut menunjukkan peran strategis stasiun ini dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Cilacap dan sekitarnya.

Stasiun Maos melayani berbagai relasi perjalanan seperti Cilacap, Purwokerto, Bandung, Jakarta, Solo, Surabaya hingga Banyuwangi, dengan pilihan kelas ekonomi maupun eksekutif.

Dengan peningkatan infrastruktur dan fasilitas yang tengah dilakukan, KAI Daop 5 optimistis jumlah pelanggan akan terus bertumbuh seiring meningkatnya kualitas layanan.

“KAI Daop 5 optimistis peningkatan infrastruktur dan fasilitas ini akan menjadikan Stasiun Maos sebagai simpul pelayanan transportasi yang lebih andal, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” tutup As’ad.

Penulis/Editor: Ari Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *